Saat merapikan rambut di depan cermin, samar tampak selembar rambut berkilat.
Kuhampiri cermin lebih dekat.. ternyata uban!
Upss..terkesiap juga dibuatnya.
Baru selembar, walau mungkin ada dibagian lain kepala yang sedang bertunas berlomba tumbuh.
Tak dapat kupungkiri lagi, usiaku sudah beranjak tua.
Mungkin belum renta, tapi siapa yang berani menjamin masih ada hari esok untukku? juga untukmu? untuk kita?
Bukankan uban adalah salah satu pertanda dekatnya kita pada ujung kehidupan?
Sadarlah wahai diri...